Tags

, , ,

Dulu waktu aku masih kecil, aku sempat membaca selembar catatan kakakku sebelum ia kuliah di luar negeri. Kakakku yang seorang penulis itu menulis kata demi kata yang belum dapat aku pahami.

Hidup itu berawal dari B dan Berakhir di D. Namun diantara B dan D, ada C. Dan kitalah yang menentukan C itu agar kita tak menyesal saat kita harus bertemu dengan D.

Sungguh, aku yang masih kelas 6 SD saat itu tak mampu mencerna kata-kata itu.

“Hidup itu adalah sebuah pilihan sher” Kata kakakku pagi itu. Aku memberikan pada kakakku selembar kertas yang aku simpan sampai akhirnya ia kembali kerumah.

“Apa maksudnya tulisan ini kak ???” Tanyaku.

“Sher, B itu adalah Birth yakni kelahiran kita, dan D itu adalah Dead, kematian. Sedangkan C adalah Choise yaitu pilihan. Kamu tahu saat kita lahir, maka suatu saat kita akan mati, namun sebelum kita mati kita punya kehidupan dan kehidupan itu adalah huruf C yang harus kita lalui dari huruf B menuju huruf D. Mau jadi apa kita, mau berbuat apa kita, hal itu hanya kita dapati ketika kita menjalani kehidupan. Jadi jika kita tak ingin menyesal saat D akhirnya datang pada kita, maka pergunakanlah C sebaik-baiknya, pergunakanlah hidup kita ini sebaik-baiknya, agar kita bisa kembali pada Sang Pencipta tanpa ada penyesalan.” Jelas kakakku.

Akhirnya akupun tahu maksud kata-kata itu, bahwa hidup ini adalah pilihan dan kita tak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini.