Tags

, , ,

Jika ingin membina hubungan serius, semua tahu bahwa menemukan orang yang tepat adalah jawabannya. Namun bagaimana caranya, tidak semua orang tahu. Demikian juga di dalam hubungan antara dua orang sejenis.

Saran terbaik ketika kita mencari pasangan serius adalah mendengarkan apa yang benar-benar pasanganmu inginkan. Namun juga jangan mencoba untuk mengubah kepribadian atau bersikap seperti orang lain. Karena jika bukan menjai dirimu sendiri, maka itu hanya akan menambah masalah di kemudian hari.

Berikut hal wajib yang harus dimiliki untuk bisa merekatkan hubungan dengan pasangan, seperti dikutip Howaboutwe:

Hubungan baik dengan orang terdekat
Bagaimana sikap dan perkataan kita kepada orang terdekatnya, entah orangtua, keluarga, sahabat ataupun teman. Ini menjadi indikator bagaimana kita akan bersikap dan memperlakukan pasangan, terutama ketika kita dihadapkan pada situasi terburuk, semisal saat kita sedang emosional. Ini sekaligus menjadi ukuran bagi pasangan apakah kita bisa menjadi seseorang yang istimewa yang bisa menjaga diri dihadapan orang terdekatnya.

Rencana
Bukan “rencana lima tahun” atau “rencana bisnis” yang disyaratkan di sini, tapi rencana kencan, misalnya membeli tiket menonton film untuk kencan pekan depan, memesan meja di restoran favorit. Spontanitas memang menarik, tapi masalahnya ia tidak tahu apa yang ingin kita lakukan jika segalanya serba spontanitas. Pertanyaan kemana agenda kencan selanjutnya semestinya tidak keluar dari mulut si dia ketika kita benar-benar ingin menjaga komitmen.

Tidak egois
Dua syarat di atas tidak akan ada artinya tanpa sikap fleksibel. Aturan dasar praktis membina hubungan sejenis adalah saling menghargai. Itu menunjukkan bahwa kita tidak egois. Jika kita selalu memaksakan kehendak untuk menyenangkan diri, maka pasangan akan menjauhi dan membenci kita.

Begitu pun sebaliknya, kita harus punya pendirian bila si dia mulai melunturkan komitmen, bukan mendiamkannya. Jika kita terus menjadi “tempat sampah” untuk caci makinya, lambat laun ia akan meninggalkan kita.

Kurangi Akses Kontak Luar
Godaan memang bisa datang darimana saja. Entah secara sengaja ataupun tidak. Namun jika kontak dengan orang luar, baik teman baru dikenal, ataupun mantan pasangan masih terbuka luas, maka kemungkinan munculnya godaan untuk berpaling dapat terjadi.

Bahkan di tengah mudahnya akses dalam jejaring social (seperti facebook, twitter, myspace, dll) untuk saling berinteraksi satu dengan lainnya, disinyalir memudahkan seseorang menjalin komunikasi dan hubungan yang luas tanpa ada batasan. Singkatnya, yang jauh semakin dekat, yang dekat semakin jauh. Karena kontak jejaring sosial dapat menyebakan salah satu pasangan tersebut bisa berselingkuh atau mencari pelarian dari masalah yang dihadapi dalam hubungannya.

Namun sebuah hasil penelitian menyebutkan berapapun banyak teman yang ada dalam jejaring social, tidak memberikan pengaruh signifikan dalam hubungan sosial. Bahkan tidak pula menaikkan popularitas. Kegiatan virtual di jejaring sosial hanyalah tamasya imajinasi. Hubungan yang terjalin adalah antar pelancong adalah perhubungan yang lebih mengedepankan imajinasi dan visualisasi.