Tags

, ,

Kisah cinta memang serumit benang kusut yang terbelit, kadang jika kita sabar akan bisa meluruskannya lagi walau dengan waktu yang sangat lama, kadang kita juga menyerah dan lelah lalu membuang benang itu jauh-jauh.

Manusia diciptakan didunia untuk saling mencintai, untuk saling melengkapi, dan juga untuk saling menyakiti.Tuhan adil, kadang seseorang diberikan cinta yang indah, tetapi kehidupan keluarganya yang amburadul.Tuhan berikan keluarga yang harmonis, tapi seseorang itu memiliki kisah cinta yang pahit.Tuhan juga memberikan keluarga yang berantakan, dan juga kisah cinta yang pahit juga.

Ada kehidupan seorang Pria ( inisial : A ) yang semula biasa-biasa saja.Sejak masih berkecimpung dalam dunia pendidikan, dia menjalin cinta dengan seorang wanita (inisial : T ).Mereka bertemu dengan tidak sengaja, berawal dari sebuah tawaran teman untuk main bersama, bertemulah mereka.Sebenarnya wanita itu mau dicomblangkan dengan teman pria itu ( inisial : K), namun apa yang terjadi. . .wanita itu lebih memilih pria itu entah kenapa.

Wanita cantik tapi tomboy, merengek mengharapkan cinta dari A.A pun tak kuat diri lalu menerima cinta T, kemudian terjadilan percekcokan antara A dan K yang dicomblangkan dengan T.

Waktu berlalu, keadaan sudah mulai membaik.Dan semua bisa menerima keadaan entah itu sakit maupun senang.Lantas A mulai menjalin cinta dengan T.T bercerita paanjang lebar tentang kehidupannya, yang bergaya hidup mewah dan hidup yang mungkin tidak layak buat seorang wanita.

Dengan tulus A menerima apapun keadaan yang terjadi oleh T.Hari demi hari mereka lalui, akibat dari pergaulan bebaspun telah menimpa mereka, mereka telah melakukan hubungan layak suami istri.Kehidupan yang tidak harmonis, kisah cinta yang pahit.T selalu menghianati A walaupun T sudah menjalin cinta dengan tidak wajar dengan A, Apakah A sakit hati dan pergi??Jawabannya : “Tidak”..,

A berfikir karena dia sudah memperlakukan T begitu dia tidak mau meninggalkan T begitu saja, A masih setia dan berjanji akan selalu bersama dengan T.Orang tua mereka sebenarnya tidak setuju dengan hubungannya itu, karena mereka mempunyai keyakinan yang beda.
Larut waktu terus berjalan, hingga hampir 6 tahun mereka menjalin hubungan itu.Selama itupun A tidak pernah merasakan ketulusan cinta yang diberikan T kepadanya, selalu disakiti dan dihianati oleh T. Tetapi A selalu sabar dan menerima maaf dari T dengan tulus. (orang macam apa A ini).

Sampai waktu berlarut lama, T berjanji dengan A untuk tidak menghianatinya lagi.A juga percaya kalau T tidak akan menghianatinya lagi. 2 bulan T bekerja di suatu perusahaan, dan semua terasa baik-baik saja, mereka pun masih bisa tertawa.

Pada saat A menjemput T pulang kerja, tiba-tiba handphone T mendapat pesan dari seseorang, dan orang itu memanggil T dengan sebutan Sayank.Melihat itu A menjadi sakit hati,dan untuk kesekian kalinya A sudah tidak bisa membendung kesabarannya.

A memutuskan untuk memulangkan T kepada orang tuanya, A berpamitan dengan orang tua T.Dan orang tua T pun juga biasa saja, karena belum tau apa yang mereka perbuat.

Beberapa hari T menangis dan sedih, lalu bercerita pada orang tuanya kalau T sudah berhubungan suami istri dengan A,dengan serentak orang tua T saat itu juga datang kerumah A untuk meminta pertanggung jawaban.

Karena A merasa telah dihianati oleh T, A pergi untuk menghindari semua itu. Keluarga A yang sebelumnya harmonis kini menjadi amburadul karena terjadi hal ini.Orang tua T menuntut agar A menikahi T dengan keyakinan yang dianutnya, tapi A dan keluarganya juga kukuh dengan keyakinannya.

A dan T pun membicarakannya berdua, T berjanji untuk yang terakhir kalinya, tidak akan menghianati A lagi, dan ingin menjadi istri A.

Hubungan A dan T kini masih mengambang, orang tua T ingin ini orang tua A ingin itu.Mereka sama-sama saling berbeda pandapat.Setelah berjalan beberapa waktu, T memutuskan untuk meredakan amarah orang tuanya, dan mengikuti apa yang diinginkan orang tua T,,
A pun juga begitu,mengikuti apa yang orang tuanya inginkan.

Sekarang mereka pun menjalin hubungan cinta dengan pahit, sembunyi-sembunyi dari keluarga masing-masing.Mereka berjalan dijalan yang sangat terjal saat ini.

Entah bagaimana kisah akhir cinta mereka, memang benar cinta itu indah, menyenangkan, dan juga menyakitkan. Bagaikan gula, jika dimakan sedikit-sedikit pasti akan didahului oleh semut,jika cepat dihabiskan, maka sudah tidak ada lagi terasa manis, dan mungkin akan menjadi penyakit ditubuh kita.

Memang cinta itu bermula dengan senyuman, tumbuh dengan pelukan, dan berakhir dengan tangisan.

Tuhan memang satu, kita yang berbeda- beda, tak sama.

Sulit untuk menebak bagaimana kisah cinta seseorang, karena kita juga tidak tahu bagaimana kisah cinta kita sekarang, esok hari dan selamanya.